belandean.id

SEJARAH DESA BELANDEAN MUARA

F A H R U L

KEPALA DESA BELANDEAN MUARA

Desa Belandean merupakan desa tertua di Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Jauh sebelum Indonesia merdeka tepatnya pada masa penjajahan Belanda. Desa Belandean adalah merupakan tempat persembunyian Sultan Suryanata dari kejaran pamannya yang bernama paman Arya Bertahta, karena beliau ingin dibunuh oleh Pamannya dan mulai saat itu menyusun kekuatan pasukan dari Belandean sampai ke Kuin Cerucuk. Sultan Suriansyah dikenal sampai saat ini dengan sebutan Pangeran Samudera (SULTAN SURIANSYAH) beliau adalah Raja Banjar Pertama.

Desa Belandean mempunyai luas hamparan wilayah 1.255 Ha terdiri dari 14 Rukun Tetangga (RT),. Desa Belandean pada tahun 1979 yang dipimpin oleh Junaidi, memekarkan tiga desa antara lain desa Belandean Muara, serta desa Tanjung Harapan, dan desa Sungai Pitung,.

Semenjak Kepala Desa pertama sampai kepala desa yang ke empat sama sekali tidak tersentuh pembangunan, dikarenakan masa jabatan kepala desa pada waktu itu mencapai kurang lebih 8 tahun lamanya akibat rendahnya sumber daya manusia yang dimiliki desa belandean baik dalam hal ke Pemerintahan maupun dalam lembaga kemasyarakatan.

Desa Belandean cukup lama terisolir dari pembangunan, sehingga desa Belandean manjadi salah satu desa tertinggal di Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan perekonomian masyarakat setempat adalah sebagai petani, pekebun dan ada juga sebagian menjadi pedagang yang membeli hasil pertanian dan perkebunan masyarakat, biasanya juga mereka memelihara ternak unggas, ayam, perikanan. Namun demikian taraf hidup ekonomi masyarakat masih rendah.

WILAYAH DESA

PEMERINTAH DESA BELANDEAN MUARA

Jln. Belandean Muara RT. 05 / RW. 00

TELP. 0823 - 5350 - 3221

E-mail : admin@belandeanmuara.id

STATISTIK

Jumlah Pengunjung

28

O N L I N E

0
Scroll to Top